Senin, 17 Oktober 2016

Langkah-langkah untuk mengatasi masalah stres!

Langkah-langkah untuk mengatasi masalah stres!

1. Berfikiran positif


Bagi mengelakkan diri memikirkan perkara yang tidak berfaedah atau membebankan perasaan dan pemikiran kebiasaannya olyn akan mula berfikir secara positif. Iaitu olyn akan selalu menganggap bahawa masalah yang datang dan menjadikan diri kita tertekan sebagai cabaran dan rencah dalam kehidupan. manusia mana yang tidak ditimpa masalah dan mengalami tekanan. Perkara ini bergantung kepada diri setiap individu bagaimanakah cara untuk menangani stress masing-masing. Sebolehnya apabila menghadapi tekanan harus berfikir secara positif bahawa kita di uji kerana Tuhan sayangkan kita dan Tuhan tahu kita mampu menghadapinya oleh kita diuji. Kita juga harus berfikiran positif dan memikirkan bahawa stress adalah suatu keperluan hidup untuk kita meningkatkan kualiti kehidupan.

2. Sentiasa Mengingati Tuhan 
Mengingati Tuhan juga adalah merupakan salah satu cara untuk mengatasi stress. hanya Tuhan sahaja yang punya kuasa untuk menentukan takdir hidup manusia. Namun sebagai manusia kita seharusnya berusaha untuk menghadapi segala ujian yang mendatang dengan kental. Jadilah seteguh karang. Nun jauh rendah di dasar lautan namun jiwa kentalnya sekental gunung di daratan.

3. Sedia berkongsi masalah 
Bersedia berkongsi masalah dengan mana-mana individu yang kita percayai mampu mengurangkan tekanan dalam hidup. Sekurang-kurangnya bila kita telah meluahkan perasaan dan berkongsi masalah dengan orang lain perasaan kita kan menjadi lebih tenang dan lega. akan merasa lebih tenang dan mendamaikan kerana keluahan telah diluahkan sepenuhnya. Namun berhati-hati, pilih individu yang boleh dipercayai.
4. Terima kelebihan dan kekurangan diri
Kebiasaannya, kita akan tertekan atau mengalami stress bila orang lain mengungkit kekurangan kita. apa salahnya jika kita menerima kekurangan diri dan kritikan yang diterima dijadikan sebagai panduan untuk memperbaiki kelemahan diri sendiri. Terimalah juga kelebihan itu sebagai penghargaan kepada diri sendiri. Berdasarkan cara ini sekurang-kurangnya kita tahu bahawa setiap apa yang berlaku adalah bersebab.
5.Ketawa dan berseronoklah
Jika anda mengalami stress jangan sesekali menyisihkan diri daripada rakan-rakan mahupun orang lain.Cuba lah cari sesuatu yang boleh melegakan hati. Berseronoklah dan bergelak tawalah. Sesungguhnya ketawa adalah terapi bagi meregangkan urat2, otot2 dan saraf2 kita. Ia secara tidak langsung akan memberi cas positif dalam diri kita kerana kita tidak akan merasakan tertekan.

6.Senyum
Senyum akan secara tidak langsung memberi hiasan pada raut wajah.Orang akan turut tersenyum melihat kita senyum. Ini kerana senyum adalah salah satu bentuk komunikasi tanpa suara setiap individu dengan individu yang lain. 

7.Bergaul dengan individu yang positif
Bergaul dengan individu yang positif akan menjadikan diri kita lebih bermotivasi. Ini kerana cas positif tersebut akan berpindah secara tidak langsung kepada kita.Persekitaran kita juga turut positif.

Bakat, Minat dan Hobi

Pengertian Bakat, Minat, dan Hobi
1.    Pengertian Bakat
Dalam aktivitas sehari-hari istilah bakat seringkali diinterpretasi secara berbeda-beda, seperti misalnya untuk menggambarkan kemampuan intelektual yang tinggi, minat yang menonjol, potensi, kemampuan yang diperoleh karena diturunkan dari orang tua, dan lain sebagainya.
Menurut Given (2007) bakat (aptitude) adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan keterampilan khusus. Misalnya kemampuan berbahasa, bermain musik, melukis, dan lain-lain.
Bakat tidak bisa dipengaruhi lingkungan kalaupun ada pengaruh lingkungan akan sangat kecil. Jadi bakat sifatnya potensial dari dalam diri seseorang yang berhubungan dengan prestasi. . Untuk bisa terealisasi bakat harus ditunjang dengan minat, latihan, pengetahuan, pengalaman agar dapat teraktualisasi dengan baik/menghasilkan prestasi yang baik. Seseorang yang berbakat musik misalnya, dengan latihan yang teratur akan lebih cepat menguasai keterampilan tersebut dan akan mendapatkan prestasi yang baik.
2.    Pengertian Minat
John Holland (Azwar, 2004), ahli yang banyak meneliti mengenai minat memberi pengertian minat sebagai aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu dimana ia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi. Bakat akan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat untuk hal tersebut atau hal yang berkaitan dengan bidang yang akan ditekuni. Minat sifatnya berubah-ubah kadang dapat dipengaruhi lingkungan, misal anak punya minat membaca, karena lingkungannya mendukung di sekolah maupun di rumah banyak buku bacaan.
3.    Hobi
Hobi penting bagi seseorang karena membawa arti yang sangat besar bagi kehidupannya.Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu senggang. Orang yang enjoy dengan hobinya tidak mudah mengalami stres karena hobi biasanya membawa pengaruh positif , bila kita sedang merasa sedih tidak ada teman yang membantu menghilangkan kesedihan maka lampiaskan kesedihan dengan menjalankan hobi kita, percaya kita akan merasa enjoy. Hobi yang positif juga dapat menambah penghasilan (hobi dapat menghasilkan uang) misanya saja hobi masak, di waktu senggang kita mencoba masak kue dan kue dicoba enak maka tidak ada salahnya kue tersebut dijual ke warung-warung terdekat.
Hobi hampir mirip dengan minat, tetapi masih dibawah minat. Sifatnya lebih dipengaruhi lingkungan, sering berubah-ubah dan tidak ada unsur-unsur kemampuan dasar yang dimiliki. Ada orang yang masa kecilnya punya hobi tertentu, melukis misalnya tetapi setelah besar hobinya sepak bola. Kalau melukis hanya sekedar hobi, jika tidak dikursuskan dan tidak sering dikerjakan maka akan hilang dengan sendirinya karena sudah merasa tidak tertarik lagi atau mulai tertarik pada hal lain. Berbeda dengan orang yang berbakat melukis maka dia akan terus menekuninya.

Arti Sebuah Kesabaran yang Sebenarnya

Arti Sebuah Kesabaran yang Sebenarnya 

Kembali membuka tirai kehidupan yang sebenanya. Berusaha memperjelas pandangan yang masih kabur dalam kehidupan. Mencoba memahami hari demi hari yang telah terlewati. Menggali misteri- misteri yg masih terpendam, serta mengeluarkannya dalam bentuk serpihan- serpihan ilmu agar mudah dipahami.
“Kesabaran..” Ya. Sebuah kata yang sering kali kita ucapkan. Kata yang menjadi penghibur hati, saat deburan masalah dan cobaan menghampiri. Sebuah kata yang menjadi penenang jiwa, saat gundah gulana melanda. Namun, tahukah Anda arti “Kesabaran yang Sebenarnya.?”

Banyak teman kita yang tidak merasakan kebahagiaan dalam menjalani hidup ini karena kurangnya rasa syukur dan sabar. Padahal, suatu kebahagiaan dibangun dengan 2 landasan, yaitu syukur dan sabar. Sabar bukanlah diam tanpa kata. Sabar bukanlah diam menunggu berlalunya sesuatu. Dan sabar bukanlah sikap pasrah dalam menghadapi sesuatu.

Namun “Kesabaran yang Sebenarnya” adalah: sifat itiqomah, disertai keimanan dan ketaqwaan saat menjalani rangkaian cobaan dalam mahligai kehidupan, baik itu kesedihan maupun kebahagiaan. Banyak orang yang belum memahami arti sebuah ‘Kesabaran yang Sebenarnya’, sehingga mereka mengatakan: “Kesabaran itu ada batasnya”. Padahal sabar itu tanpa batas. Kesabaran akan terus bertambah seiring dengan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah swt.

Hal ini pernah ditunjukkan oleh Nabi Muhammad saw. Disaat beliau berjuang menyebarkan agama islam dengan kelembutan hatinya, banyak orang- orang kafir yang memusuhinya. Nabi Muhammad diancam, dicaci, diludahi, bahkan dilempar dengan kotoran sekalipun. Namun beliau tetap tersenyum dan tidak menaruh dendam sedikitpun, sehingga ia mendapatkan gelar ‘Ulul Azmi’, karena mempunyai tingkat kesabaran dan ketabahan yang luar biasa.

Bagaimana dengan keadaan kita sekarang..? Saat segelintir cobaan menerpa, kita langsung mengeluh dan putus asa. Padahal, tahukah Anda.? Bahwa cobaan yang kita hadapi ini belum ada apa- apanya, karena sesungguhnya cobaan dan ujian terberat dialami oleh para Nabi dan Rosul.
 

Puisi Perjuangan Hidup 2016

Puisi Perjuangan Hidup 2016

Perjuangan itu gerun dan mengerikan
Hebat dan dasyat menggerunkan hati
Bagi mukmin disini harga dan nilainya
Bagi mukmin disini harga dan nilainya

Perjuangan itu bagai sampan di laut
Di atas lapang tiada perlindungan
Di bawa air melambung dan menggunung
Menongkah gelombang yang datang melanda

Kiri, kanan, depan, dan belakang
Angin yang menderu tidak tahu bila datang
Hujan badai yang datang menyerang
Bak singa yang lapar yang garang

Kadang-kadang terdampar dibebatuan karang
Penumpang menerima nasib berlainan
Ada yang jatuh ada yang tenggelam
Yang pandai berenang berpaut ke sampan

Ada yang berjaya berenang ke tepian
Sekali lagi dia melayar sampan
Walau pelayaran mungkin tidak berjaya
Namun harapnya hanya pada yang maha esa.

Edi Dermawan

Cara Berfikir Positif Untuk Masa Depan

Cara berpikir positif memang membuat semua orang menjadi terbayang ketika mendapatkan pengalaman yang baik serta aura yang lebih menarikan diri kepada rejeki. Energi positif dari seseorang terpancar dari cara mereka berpikir, sehingga masa depan akan cepat untuk diraih bila mereka mengerti dan mamahami arti tentang berpikir positif.

Berpikir positif itu sendiri didasari oleh beberapa sebab, seperti keyakinan, kepercayaan, serta kegigihan dalam bekerja. Untuk mencapai keinginan yang baik maka seseorang sangat membutuhkan cara untuk berpikir positif agar masa depannya menjadi lebih terjamin. Dalam hal ini orang akan memahami karakter dirinya sendiri bila mereka paham tentang arti berpikir positif untuk masa depan.

Memang tidak bisa dipaksakan orang untuk berpikir positif, namun dengan dorongan batin maka seseorang mengerti dan memahami tentang berpikir positif itu, sehingga jati diri seseorang akan muncul ketika mereka selalu berpikir positif. Melakukan hal baik untuk masa depan adalah tujuan dari setiap orang didunia ini, namun mereka memiliki tantangan, yaitu menghindari orang - orang yang berpikir negatif dan mendekatkan diri kepada tuhan serta orang yang berpikir positif.

Cara berpikir positif ini penting sekali untuk kehidupan ini karena memiliki banyak faktor pendukung dari berpikir positif itu sendiri. Diantaranya adalah masa depan menjadi terjamin, hubungan dengan orang lain sangat baik, hingga mereka menemukan bagaimana menjadi kaya raya.

Mungkin anda menginginkan berpikir positif itu dengan cara yang instan, namun cara instan tidaklah cukup untuk membentuk kepribadian anda dalam meraih kesuksesan selanjutnya. Sehingga anda memerlukan pengaruh yang baik dari dalam diri anda sehingga kebiasaan anda menjadi lebih positif. Cara berpikir positif untuk masa depan anda bisa anda lakukan dengan cara berikut ini.

1. Mendekatkan Diri Kepada Tuhan

Masa depan adalah hal terindah yang anda inginkan, sehingga anda membutuhkan doa untuk sang pencipta agar doa yang anda inginkan bisa tertancap di pikiran anda. Tuhan itu bisa memberikan segala hal apa yang dibutuhkan manusia. Bila anda mengerti bagaimana tuhan memberikan segalanya kepada manusia maka anda pasti mengerti siapa yang memberikan nyawa kepada anda dan menghidupi seluruh jagad raya ini. Tuhan itu memang baik dan memberikan kepada hambanya suatu karunia yang besar, yaitu berpikir positif.

Dekatkanlah diri anda dengan tuhan, maka anda bisa meraih pemikiran yang lebih positif sehingga masa depan anda menjadi lebih terjamin. Dengan hal ini anda pasti akan mengerti tentang bagaimana cara tuhan memberikan suatu tantangan dimana anda bisa membuatnya untuk menjadi tujuan anda di masa depan. Sebagai contoh, anda meminta kepada tuhan makanan kripik ketela, namun anda diberikan batang pohon ketela yang kecil. Yang dimaksudkan dari peristiwa tersebut adalah anda diberikan bekal untuk mencapai tujuan dari masa depan anda, sehingga anda akan menjadi orang yang baik dan selalu berpikir positif.

2. Berkumpul Dengan Orang Yang Baik

Orang yang baik itu akan menularkan diri mereka kepada orang lain dalam segala segi kehidupan seperti sifat, kebiasaan, perkataan, dan perilaku. Anda menginginkan untuk berpikir positif dan mencapai masa depan yang lebih baik maka bila anda mendekatkan diri untuk orang yang baik dan selalu mempunyai visi dalam hidupnya, maka hal ini pasti terjadi dalam kehidupan anda nanti.

Mengingat pepatah mengatakan " Jika ingin wangi, maka dekatilah minyak wangi ". Hal ini sangatlah klasik dari suatu pepatah, karena setiap orang pasti mengerti untuk mencapai kebaikan hidup mereka harus mendekati dan berkumpul dengan orang baik yang selalu merasa bahagia. Hal positif ini akan anda dapatkan dengan mudah bila anda terus berkumpul dengan orang baik.

3. Selalu Memikirkan Sisi Baik dari Suatu Masalah

Masalah memang memberikan sebagian besar otak racun pikiran yang amatlah sulit dihilangkan. Bila anda mendekatinya maka seumur hidup anda akan memilih berpikir negatif dari kehidupan anda. Maka dari itu bila anda menginginkan suatu masalah cepat terseleseikan dan mudah untuk memikirkannya sehingga anda tetap berpikir positif, maka lihatlah sisi baik dari suatu masalah tadi. Dengan melihat sisi baik tersebut, maka anda tidak akan menyiksa pikiran anda untuk meraih kesuksesan yang anda inginkan. Hal ini memang sangatlah perlu anda pikirkan ulang bila anda mendapatkan masalah. Dengan begitu anda bisa selalu berpikir positif dalam menuju masa depan yang lebih baik.

4. Memberikan Masukan Kepada Orang Lain

Anda adalah pemimpun dari diri anda sendiri. Bila anda mengerti dan memahami tentang berpikir positif dari suatu ilmu yang anda dapat, maka berikanlah masukan kepada orang yang membutuhkan. Karena hal ini akan memantapkan diri anda selalu untuk menjadi orang dengan pola pikir hebat dan selalu berpikir positif dalam menghadapi apapun.

Seseorang akan memberikan ilmu positif kepada orang lain bukan dengan tujuan pamrih, namun mereka menginginkan berpikir positif itu tetap ada dalam diri mereka bila mereka mendapatkan teman yang bisa diajak untuk maju kedepan. Tularilah pikiran positif anda untuk orang lain dan teman dekat anda, dengan begitu berpikir positif akan selalu menyertai anda.

5. Membiasakan Diri Dengan Tersenyum

Orang bilang tersenyum itu melambangkan kesabaran disaat tertimpa musibah dan melambangkan kedermawanan bila mendapatkan rejeki. Hal ini memang sangat mempengaruhi pikiran seseorang. Bila seseorang tidak bisa berpikir positif dan selalu merasakan kesedihan dalam hidupnya, cobalah untuk tersenyum. Maka hal ini akan mengubah pola pikir dan perasaan seseorang.

Saat anda merasakan senyum dari orang lain, maka anda sendiri akan tersenyum. Hal ini menandakan bahwa senyum itu adalah hal terindah yang didapat seseorang dengan tidak membayarnya dengan harga berapapun. Senyum itu ibadah, maka dari itu untuk berpikir positif anda sebaiknya terus tersenyum dan mengerjakan segala tugas anda untuk masa depan yang anda cita - citakan. Hal ini selalu berhasil bila anda mempraktekkannya dengan baik.

Modernisasi Di Masyarakat Badui

Modernisasi Di Masyarakat Badui

Pada era modern ini, modernsisasi dan globalisasi sudah tidak bisa terelakkan lagi.Teknologi dan informasi berkembang sangat pesat, seolah tidak ada batasan antar negara di dunia, baik dalam bidang ekonomi, teknologi, politik, bahkan fashion. Televisi, internet, satelit komunikasi, dan pealatan canggih lainnya juga merupakan hasil nyata adanya modernisasi.
Tidak heran pula jika pengaruh modernisasi kini sudah dapat mengubah kebudayaan di Indonesia sedikit demi sedikit. Sebuah kebudayaan memiliki sistem yang menyeluruh. Antara satu elemen dengan elemen yang lain saling berhubungan dengan erat. Karena itu, jika ada perubahan di salah satu elemen budaya, maka elemen-elemen budaya yang lain pun akan berubah.
Di Indonesia terdapat suku-suku yang sengaja mengisolasi diri terhadap teknologi.Salah satunya adalah suku Badui. Masyarakat Badui begitu taat dengan adat mereka untuk menolak kehidupan modern. Namun dengan pesatnya perkembangan modernisasi, bukan tidak mungkin modernisasi tersebut mulai menyentuh masyarakat Badui.
Sekecil apapun perubahan yang terjadi, baik perubahan lingkungan alam/fisik maupun perubahan sosial menuntut adanya adaptasi dari masyarakat Badui terhadap lingkungannya yang baru. Perubahan itu menuntut adanya perubahan kehidupan sosial-budaya pada masyarakat Badui tersebut.
Pada zaman modern ini, akibat modernisasi terjadi perubahan pada masyarakat Baduy sedikit demi sedikit. Hal tersebut disebabkan olehfaktor-faktor  pendorong perubahan, meliputi:
  1. Adanya kontak dengan kebudayaan lain
Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan kondisi-kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.
Hal ini sesuai dengan kondisi masyarakat Baduy yang  tinggal di pedalaman hutan dan masih terisolir sehingga  kebudayaan luar belum masuk. Selain itu, orang Baduy dalam merupakan yang paling patuh kepada seluruh ketentuan maupun aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Pu’un (Kepala Adat).Akan tetapi seiring berjalannya waktu banyak wisatawan baik dalam maupun luar negri yang datang mengunjungi suku Badui dengan membawa pengaruh yang bermacam-macam yang jelas berbeda dengan adat Baduy.
Walaupun demikian perubahan dapat terjadi tanpa melanggar pikukuh, karena memang perbuatan tersebut dikehendaki atau keadaan yang memaksa sehingga perubahan terjadi diluar kehendak mereka, sehingga muncul toleransi dari pemuka adat terhadap hal itu.
  1. Sistem terbuka masyarakat
Masyarakat Badui saat ini jauh lebih terbuka dan lebih bisa diajak bergaul ketimbang masyarakat Badui yang terdahulu, sehingga memudahkan mereka menerima kebudayaan baru walaupun hal itu sangat dilarang keras oleh tetua/pu’un mereka.
  1. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Tertentu
Pergaulan dengan dunia luar membuat masyarakat Baduy bersentuhan dengan teknologi modern yang selama ratusan tahun dilarang oleh adat. Seperti masyarakat lain, mereka saat ini menonton televisi, menggunakan jam tangan, dan bahkan memiliki radio.  Sehingga mau tidak mau mereka berfikir untuk bisa mengikuti tren saat ini dan menunjukkan bahwa mereka juga merasa kurang puas dengan tekhnologi  yang mereka punya selama ini. Mereka ingin memiliki pengetahuan yang lebih dengan menonton tv atau mendengarkan radio.
Modernisasi memiliki pengaruh terhadap kehidupan masyarakat suku Badui, baik Badui-Dalam maupun Badui-Luar. Adanya faktor-faktor pendorong perubahan atau modernisasi membuat masyarakat suku Badui secara perlahan berubah dan diperbolehkan untuk tidak mengikuti peraturan adat istiadat yang ada. Perubahan ini terlihat jelas pada masyarakat suku Badui-Luar. Mereka secara perlahan mulai keluar dari adat suku Badui yang tidak memperbolehkan untuk berinteraksi dengan dunia luar. Penggunaan telepon seluler, kasur, gelas, piring dan barang-barang lainnya membuktikan bahwa mereka mulai berubah dan mengalami pergeseran terhadap adat istiadat suku Badui. Di sisi lain, suku Badui-Dalam masih tetap patuh mengikuti peraturan adat yang telah dibuat.

Dalam Hati Siapa Yang Tahu


Perasaan dalam hati tiada siapa yang mengerti..
Siapa yang mengetahui isi hati seseorang?
siapa yang dapat menyelami seberapa dalamnya hati seseorang? Bila kita melihat seseorang tersenyum apakah dia benar-benar bahagia?
Bila seseorang menangis adakah itu bererti dia sedang bersedih? adakah kenyataannya seperti yang kita lihat?
Hati, tidak ada seorangpun yang mampu meneka dengan pasti sedalam mananya hati kita sendiri, kadangkala kita tidak dapat memahami apa yang ada di dalam hati.
 Apa yang dilihat di luar belum tentu itu mencerminkan apa yang ada di dalam hati.  Bukan bererti perlu hipokrit tetapi kadang – kadang orang lain tidak perlu tahu apa yang sebenarnya kita rasakan saat itu.
Apabila kita bahagia tidak perlu kita memperlihatkan kebahagian itu secara berlebihan kepada orang lain. Ketika kita bersedih tidak perlu juga mereka mengetahui seberapa sakit yang menimpa kita hingga membuat kita bersedih.
Begitu juga ketika hati kita merasa jengkel, jangan sampai orang lain kena getahnya.
Cukuplah kita sendiri yang mengetahuinya dan Allahlah tempat kita menumpahkan segala rasa yang ada di hati, hanya Allah tempat kita mengadu, tempat kita berserah diri.
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”
Waktu ini, disuatu tempat ada hati yang begitu bahagia, seolah – olah  ia ingin tersenyum setiap saat.
Ya, di sana ada hati yang berbunga-bunga kerana akan memiliki apa yang sangat dia harapkan selama ini, dia sedang menunggu hari besar dalam hidupnya.
Saya dapat membayangkan bagaimana hati yang dipenuhi dengan kebahagiaan, kesenangan dan suka cita.
Tetapi sebaliknya, disini ada hati yang terluka kerananya, sedih kerana kebahagiaan yang dirasakan olehnya.
Tahukah dia bahawa ada hati yang sakit disaat dia sedang merasakan kebahagiaan yang sempurna?
Tahukah dia bahawa ada seseorang ingin menangis ketika dia tersenyum dan ketawa?
Dalamnya hati siapa yang tahu?
Senyum kita masih ada, tawa kita kadang masih terlihat dan gurauan itu juga masih kita berikan kepada setiap orang di dekat kita, tidak ada yang tahu bahawa disebalik apa yang mereka lihat dari mimik wajah & tingkah laku kita sebenarnya kita sedang terluka.
Kita ingin menangis saat itu, tetapi tidak ada yang tahu tentang itu.
Hanya Allah dan kita sahaja  yang mengetahui dalam hati, hanya Allah tempat kita mengembalikan semua rasa di dalam hati, hanya Allah pengubat sakit & lara hati ini.
Hanya  dengan mengingat Allahlah kita berusaha menenangkan hati ini ketika kebahagiaan seseorang  merenggut kebahagian kita, ketika tidak ada seorangpun yang memahami perasaan dalam hati kita.